Selasa, 10 Januari 2012

Akhir Januari, Sergio van Dijk dan Joey Suk Jadi Warga RI

Setelah memiliki beberapa pemain naturalisasi asal Belanda, Indonesia akan kembali menambah jumlah pemain bule yang diproyeksikan bisa memperkuat Tim Merah Putih. Menurut mantan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arif, yang getol mengurusi naturalisasi di era kepengurusan Nurdin Halid, akhir Januari ini penyerang Sergio van Dijk akan diambil sumpah menjadi warga negara Indonesia.

"Akhir Januari ini kami sudah undang Sergio untuk datang ke Indonesia dan diambil sumpah sebagai WNI. Ia juga direncanakan akan mengurus berkas lain seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan sebagainya," ujar Iman Arif, Selasa, 10 Januari 2012.

Sergio van Dijk merupakan pesepak bola yang saat ini memperkuat Adelaide United di A-League, liga utama Australia. Beberapa musim lalu, pemain plontos itu sempat menjadi penyerang tersubur A-League. Musim 2010/ 2011, ia bermain di klub milik keluarga Bakrie di Liga Australia, Brisbane Roar, sebelum kembali ke klub yang membesarkan namanya di Australia, Adelaide United.

Selain Sergio van Dijk, lanjut Iman Arif, satu pemain keturunan lain, yaitu Joey Suk, juga siap diambil sumpah menjadi WNI. "Joey Suk juga kami undang akhir Januari nanti saat jeda kompetisi di Eropa," kata Iman Arif.

Joey Suk, sejak 2009, bermain di klub Go Ahead Eagles di divisi dua Liga Belanda. Pria kelahiran 8 Juli 1989 itu berposisi sebagai gelandang. Sebelum memperkuat Go Ahead Eagles, klub yang juga pernah diperkuat Diego Michiels, Joey Suk bermain untuk DVV Davo, klub lokal yang bermarkas di Deventer, kota kelahirannya.

Iman Arif berharap masuknya dua pemain keturunan itu bisa menambah pilihan bagi tim nasional Indonesia meskipun pengurus PSSI di bawah Djohar Arifin telah menyatakan akan menghentikan program naturalisasi yang getol dilaksanakan di era Nurdin Halid.

"Dua pemain itu tidak keberatan melepas status warga negara Belanda mereka. Setelah jadi WNI, PSSI tinggal urus surat keterangan dari KNVB (Federasi Sepakbola Belanda) bahwa mereka tidak pernah bermain di timnas senior Belanda, maka dua atau tiga hari kemudian mereka sudah bisa dipanggil memperkuat Indonesia," ujar Iman lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar