Jumat, 02 Maret 2012

Van Bommel: Mental Milan Lebih Kuat dari Juve

Bookmark and Share  
MILAN — Gelandang AC Milan, Mark Van Bommel, mengaku kecewa atas keputusan wasit Paolo Tagliavento menganulir gol rekannya, gelandang Sulley Muntari, ke gawang Juventus, pada laga Serie-A di San Siro, Sabtu (25/2/2012), yang berakhir dengan skor 1-1. 
Meski begitu, peristiwa itu menurutnya menunjukkan bahwa mental timnya sangat kuat. Milan unggul lebih dulu melalui Antonio Nocerino pada menit ke-14. Penyerang Alessandro Matri membawa Juventus menyamakan kedudukan pada menit ke-83.  
Pada menit ke-80, Matri juga membobol gawang Milan. Namun, gol itu dianulir karena Matri dinilai off-side oleh asisten wasit.  Keputusan wasit menganulir gol Muntari dan Matri dinilai tidak tepat oleh sejumlah kalangan. Untuk gol Matri, ia dinilai tidak berada dalam posisi off-side
Untuk gol Muntari, tayangan ulang menunjukkan bola sudah melewati garis gawang, sebelum dimentahkan kiper Gianluigi Buffon. Dengan hasil imbang tersebut, Milan menguasai klasemen dengan 51 poin, atau unggul satu angka dari Juventus di tempat kedua. Situasi mungkin berubah karena Juventus punya satu laga tunda. "Aku belum pernah melihat hal seperti itu selama berkarier. 
Pada akhir pertandingan, Antonio Conte (Pelatih Juventus) mengatakan bahwa aku tidak boleh marah karena gol timnya juga dianulir. Namun, dengan gol Muntari, kami bisa saja unggul 2-0 dan mencetak beberapa gol lagi setelah itu," ungkap Van Bommel. 
"Pertandingan melawan Juve membuktikan bahwa kami sangat baik secara mental. Tidak menyenangkan melihat gol Muntari dianulir, tetapi (peristiwa itu) membuat mental kami bicara. Sekarang Juve tahu bahwa kami lebih kuat," tandasnya.

sumber : kompas.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar