Selasa, 20 Maret 2012

Liga Champions | Hadapi Barca, Ibra Bisa Jadi Penentu Milan

Punya kontribusi besar di kompetisi domestik, Zlatan Ibrahimovic kerap jadi kartu mati saat berlaga di Liga Champions. Bersama AC Milan tahun ini, Ibra diyakini bisa jadi penentu, dimulai dengan laga kontra Barcelona.

Sejak musim 2003/2004, ketika membela Ajax Amsterdam, hingga musim 2010/2011 lalu bersama MIlan, Ibra selalu berhasil memenangi liga kompetisi domestik bersama klub yang dia perkuat. Berturut-turut dia jadi juara bersama Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona dan kemudian Milan.

Tapi striker Swedia itu seperti dapat kutukan saat berlaga di Eropa. Di musim dia meninggalkan Inter, Nerazzurri justru meraih treble winners. Pun begitu saat memilih hijrah ke Rossoneri karena Barca berhasil merebut kembali titel juaranya.

Catatan tersebutlah yang membuat dia diragukan bisa mengantar Milan meraih ambisi menjuarai Liga Champions. Apalagi di perempatfinal menunggu lawan tangguh, Barcelona.

Tapi Marco van Basten punya penilaian berbeda terhadap Ibra di musim ini. Ibra diyakini akan bisa berkontribusi besar buat Milan, termasuk saat menghadapi The Catalans pekan depan.

"Dia juga akan mulai jadi penentu pada pertandingan-pertandingan di Liga Champions , itu cuma kebetulan saja kalau dia belum bisa melangkah jauh. Jika Anda bisa mencetak banyak gol di Italia, Anda jelas punya kualitas untuk membuat perbedaan di Liga Champions juga," sahut Van Basten di Football Italia.

Di Seri A, sudah 20 gol dilesakkan Zlatan Ibrahimovic sejauh ini. Sementara di Liga Champions dia juga terhitung produktif dengan sumbangan lima gol dan empat assist.

"Saya pikir pertandingan menghadapi Barcelona akan menarik. Pep Guardiola punya tim terbaik di dunia dan itu tak akan mudah buat Milan. Bagaimanapun, Anda membuat kesalahan besar jika menganggap remeh Rossoneri, terutama di kandangnya," lanjut legenda Milan dan timnas Belanda itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar