Kamis, 01 Maret 2012

Rekor Terburuk Timnas Merah Putih

Lengkap sudah derita tim nasional Indonesia. Merah Putih mencatat hasil menyakitkan saat dilumat Bahrain 0-10 di National Stadium, Manama, dalam laga kualifikasi Pra-Piala Dunia 2014 Zona Asia Grup A tadi malam.


Ini rekor terburuk penampilan timnas Indonesia.Timnas pernah mencatat kekalahan terbesar 0-9 pada saat menghadapi Denmark di Kopenghagen, 3 September 1974. Kekalahan ini juga membuat Indonesia tak sekalipun meraih kemenangan di putaran ke tiga Pra-Piala Dunia 2014.

Kendati menang besar Bahrain tetap saja harus tertunduk lemas.Tim berjuluk Al-Ahmar itu gagal lolos. Pasalnya pada saat bersamaan laga Iran kontra Qatar berakhir imbang, 2-2.Dua gol Iran yang dicetak D Jagah pada menit ke- 5 dan 51 berhasil disamakan KA Khalfan dan K Mohammed,masingmasing pada menit ke-9 dan 86. Mimpi buruk timnas Indonesia terjadi saat pertandingan baru berjalan tiga menit.

Kesalahan penjaga gawang Syamsidar dalam menghalau laju pemain Bahrain berbuah petaka. Bukan saja pelanggaran itu berbuah hadiah penalti bagi Al- Ahmar, Syamsidar juga harus menerima kartu merah.Tanpa kesulitan, Ismael Abdul Latif menjebol gawang timnas yang kali ini dikawal Andy Muhamad Guntur pada menit ke- 6. Sepuluh menit laga berjalan, Bahrain pun kembali menambah keunggulan, 2-0, lewat Abdullah Omar.

Tambahan dua gol dari Mahmod Abdulrahman masing-masing pada menit ke-35 dan ke-43 membuat kedudukan 0-4 pada babak pertama. Pada babak kedua timnas semakin jadi bulan-bulanan lawan. Bahrain kembali memperlebar keunggulan lewat A Tayeb pada menit ke-60.Seperti tinggal menunggu waktu, Bahrain pun tidak henti-henti membuat para punggawa timnas Indonesia merana.

Tepatnya pada menit ke-63, 67, dan 72. Secara bergantian para pemain Al- Ahmar, yaitu Sayed Dhiya,A Tayeb, dan Ismael Abdul Latif bertubi- tubi menceploskan si kulit bundar ke gawang Muhamad Guntur dan membuat Bahrain unggul sementara,8-0. Laga ditutup dengan pesta kemenangan Bahrain, 10 gol tanpa balas.

Pencetak dua gol terakhir Bahrain ialah Sayed Dhiya dan yang tercipta pada menit ke-83 dan 90. Walau dipermalukan Bahrain, dukungan tetap diberikan kepada para pemain timnas. Beberapa dukungan dituliskan berbagai pemain seperti Hamka Hamzah lewat jejaring sosial Twitter.

“Kita harus tetap mendukung dan mendoakan mereka yang bermain di lapangan. Kekalahan ini bukan mereka yang bersalah. Mereka sudah bermain maksimal.Sebisa mungkin memberikan yang terbaik bagi Indonesia,”tulis Hamka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar