Rabu, 08 Februari 2012

Ruben Wuarbanaran, Pemain Baru CS Vise

Ruben wuarbanaran akhirnya resmi diperkenalkan oleh klub barunya CS ViseRuben wuarbanaran sebelumnya merupakan pemain naturalisasi Indonesia dari klub Pelita Jaya karawang. Pelita Jaya menjual Ruben ke CS Vise, klub Divisi Dua Liga Belgia. Transfer ke sesama klub milik keluarga Bakrie itu dilakukan karena Internasional Transfer Certificate (ITC) Ruben Wuarbanaran dari klub sebelumnya, FC Den Bosch, belum keluar. Dampaknya, Ruben tidak bisa bermain di Liga Super Indonesia (LSI).
Ruben Wuarbanaran memang sudah lama tinggal di indoenesia dan belum bisa membela klub Pelita Jaya Karawang, hal inilah yang menjadikan dia di jual ke klub CS Vise Belgia . Dengan perpindahan Ruben Wuarbanaran dari Pelita Jaya Karawang ke Klub CS Vise menjadikan Ruben Wuarbanaran pemain ke-5 indonesia yang membela klub CS Vise.

Ruben Wuarbanaran dan Mimpi Tim Nasional

Ruben Wuarbanaran merupakan Pemain Naturalisasi Indonesia yang sebelumnya memegang paspor belanda, Ruben dinaturalisasi oleh pihak PSSI kala itu untuk di proyeksikan membela Timnas U-23 untuk berlaga di ajang Sea Games, tetapai setelah ada perpindahan kekuasaaan dari PSSI rezim lama ke PSSI rezim baru dan ada pergantian kepelatihan juga, nama Ruben  tidak tercantum dalam salah satu nama skuad Indoensia yang akan berlaga di Sea Games 2011. Ruben Wuarbanaran sendiri kalah pamor dengan pemain naturalisasi lain yang juga pemain naturalisasi asal belanda, yaitu : Diego Michaels, mantan pemain Go Ahead Eagles ini lolos seleksi Tim Nasioanl U-23 yang yang berlaga di Sea games 2011 kemarin, dan benar publik masyarakat indonesia tercuri perhatiannya oleh penampilan apik Diego Michaels.

Ruben Wuarbanaran Kalah Pamor

Walaupun kalah pamor dengan Diego Michaels, Ruben lebih memilih solusi lain ketika dia belum bisa tampil untuk membela Pelita Jaya Karawang di ajang ISL di karenakan hal administrasi yang belum keluar dari klub dia sebelumnya. Ruben Wuarbanaran lebih memilih untuk bermain bersama CS Vise klub divisi 2 Belgia ketimbang ikut merasakan dampak kekisruhan PSSI yang serasa tidak menajdi epnyakit menahun dan tidak ada obatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar