Selasa, 01 November 2011

Timnas U-19 Tahan Imbang Cina 0-0

Tim sepak bola nasional U-19 menahan imbang Cina 0-0 dalam laga kualifikasi Piala Asia U-19 yang digelar di Kuala Lumpur, Senin sore 31 Oktober 2011.

Laga perdana ini berjalan dengan ketat di bawah guyuran hujan yang sangat deras. Pertandingan di babak pertama sempat dihentikan sekitar 30 menit karena begitu derasnya hujan sehingga mengganggu jalannya pertandingan.

Timnas Cina lebih mendominasi serangan-serangan ke lini pertahanan Garuda Muda. Pemain-pemain Indonesia yang sudah digembleng selama delapan bulan di Uruguay berhasil mengimbanginya dengan meredam gempuran-gempuran pemain Cina. Sejumlah serangan balik dari timnas Indonesia juga berhasil dipatahkan. Hingga turun kedua tim tidak ada yang berhasil mencetak gol. 

Di babak kedua, kondisi lapangan sudah lebih kondusif sehingga jalannya pertandingan lebih berkembang. Timnas Cina tetap terus menguasai penyerangan. Namun pemain-pemain Indonesia yang selama ini dipoles oleh pelatih asal Uruguay, Cesar Payofich Perez, berhasil kembali menahan gempuran para pemain Cina yang memiliki postur tubuh lebih besar.

Meski mendominasi penyerang, timnas Cina tak berhasil mencetak satu gol pun hingga pertandingan babak kedua berakhir. Skor tak berubah tetap 0-0.

Asistem Manajer Tim U-23 Edi Elison mengatakan permainan timnya sudah bagus dengan berhasil mengimbangi derasnya serangan-serangan tim lawan. "Cina menyerang terus tapi pemain-pemain kita bisa mengatasinya," kata Edi.

Edi menilai para pemain U-19 sudah menunjukkan peningkatan kualitas yang bagus dengan dilatih selama 8 bulan di Uruguay. “Mereka semua juga sangat kompak dengan pelatihnya. Hubungan mereka sangat erat. Ini merupakan vitamin yang sangat baik,” ujar Edi.

Edi mengatakan pola 4-4-2 yang diterapkan oleh pelatih sebagai sistem sepak bola moderen juga dapat diterapkan dengan baik oleh para pemain U-19. “Para pemain kita sudah bisa memperlihatkan kemampuannya, seperti keinginan pelatih,” ucap Edi.

Ia optimistis tim U-19 ini dapat dijadikan andalan bagi masa depan sepak bola Indonesia. “Ini tim masa depan kita, dua tahun lagi SEA Games mendatang, mereka sudah mampu mewakili Indonesia,” ujar Edi yang optimistis tim U-19 dapat bermain lebih baik lagi saat melawan Makao dan Australia pada laga mendatang.

Susunan pemain:
Penjaga gawang: Risky Achmad Kurniawan
Pemain belakang: Eggi Hadyatmoko, Wanda Syahputra, Muh. Abduh Lestaluhu, Manahati Lestusen (C).
Pemain tengah: Antoni Putro Nugroho, Wawan Pebriyanto, Novri Setiawan, Vava Mario Yagalo.
Penyerang: I Wayan Julian Hotzel dan Abdul Rahman Lestaluhu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar