Sabtu, 12 November 2011

Ini Alasan PSSI Soal Kekalahan Bambang Pamungkas Cs

Penanggung jawab tim nasional Indonesia, Bernhard Limbong menilai kekalahan timnas senior atas Qatar tak terlepas dari beberapa faktor teknis yang dihadapi Indonesia sebelum pertandingan. Absennya Ricardo Salampesy yang kembali ke tanah air karena ayahnya meninggal juga jadi salah satu penyebab berubahnya kondisi tim.
   
Tidak bisa dimainkannya dua pemain naturalisasi, Greg Nwekolo dan Viktor Igbonefo diakui Limbong memiliki pengaruh besar terhadap performa timnas yang dicukur 4-0 oleh Qatar. Ia juga menyebut bomber andalan Cristian Gonzalez berada dalam kondisi tidak fit untuk dimainkan.
   
"Jadi kekalahan itu itu adalah akumulasi dari semua kendala tersebut. Pelatih Wim Rijsbergen sendiri akhirnya tidak bisa menerapkan skenario yang sebenarnya sudah dirancang saat masih latihan di tanah air," ujar Limbong kepada Tribunnews.com, Sabtu (12/11/2011).
Bertandang ke Doha, tim Garuda tertekan sejak babak pertama. Tim nasional Qatar mencetak gol pertama lewat kaki Muhammed Razak di menit ke-30. Gol ini bermula saat pemain Indonesia, Boaz Solossa salah mengoper bola. Maksud hati ingin mengoper ke teman, bola malah jatuh ke kaki pemain Qatar.
Pemain Qatar pun menyerang. Sebuah umpan cantik disambut dengan sempurna oleh Razak lewat tendangan first time. Kiper Hendro yang sebenarnya sudah membaca arah bola tak mampu menjangkau. Alhasil Indonesia ketinggalan.
Belum lagi bisa mengatur ritme untuk mengejar ketinggalan, tim nasional Indonesia malah kebobolan lagi. Qatar mendapat hadiah penalti di menit ke-34. Penalti bermula dari Hamka Hamzah yang dianggap wasit melanggar Hussain Ali di dalam kotak penalti. Kapten timnas senior Bambang Pamungkas sempat mempertanyakan keputusan wasit. Namun, Wasit bersikeras itu merupakan pelanggaran.
Eksekusi penalti diambil Ibrahim Khalfan. Dengan kaki kanan, Ibrahim Khalfan sukses mengeksekusi setelah mengecoh Hendro Kartiko salah membaca arah bola. Tendangan keras Ibrahim membawa Qatar unggul 2-0 atas Indonesia.
Di menit ke-37 Indonesia nyaris membuat gol. Boaz yang membawa bola dari kanan pertahanan Qatar melepaskan umpan silang ke kotak penalti. Sucipto menyambut, namun tendangannya yang sudah nyaris masuk ke gawang berhasil ditendang keluar oleh pemain belakang Qatar.
Di menit ke-66 Qatar menambah gol jadi 3-0. Gol diciptakan Ibrahim Khaflan dari luar kotak penalti. Tendangan mendatar Khalfan tak mampu ditangkap kiper gaek yang diturunkan Wim, Hendro Kartiko.
Andreas Quintan akhirnya menambah luka Indonesia semakin dalam. Pemain pengganti ini mencetak gol keempat, dan memaksa Hendro Kartiko memungut bola.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar