Sabtu, 26 November 2011

Jatah Indonesia di Liga Champions Kian Berkurang


Jatah Indonesia di Liga Champions Asia bisa berkurang jika kisruh seputar kompetisi tak kunjung diatasi PSSI, demikian diungkapkan Komite Eksekutif PSSI Sihar Sitorus.
Jatah Indonesia di Liga Champions Asia (LCA) dan Piala AFC musim ini berkurang. Jika musim lalu mendapat satu tiket langsung ke LCA diwakili Arema Indonesia, satu Playoff LCA (Sriwijaya FC) dan satu tiket langsung ke Piala AFC (Persipura Jayapura), musim ini Indonesia hanya mendapat satu tiket playoff LCA, diwakili Persipura serta satu tiket langsung ke Piala AFC diwakili Arema Indonesia.
Jumlah tersebut berkurang lagi, dan Deputi Sekretaris Jenderal PSSI bidang Kompetisi, Saleh Mukadar, mengungkapkan bahwa jatah musim lalu yang cukup berlimpah tidak didapat dengan cara yang ‘halal’.
“Nilai kita dulu di AFC tinggi karena tipu-tipu, kenyataannya sekarang hanya 238, jauh diatas negara lain. Lainnya rata-rata diatas 700. Tetapi sekarang kita mulai dengan apa adanya. Kalau memang ada yang kurang nanti kita benahi, infrastruktur kurang kita benahi, laporan keuangan kurang, kita benahi, juga yang lain,” ungkap Saleh dalam jumpa pers di PSSI, Jumat (25/11/11).
Namun jatah musim ini yang semakin menipis tersebut bisa terus berkurang jika konflik dualisme kompetisi PSSI tidak juga diselesaikan.
Sementara itu, dua hari sebelumnya Sihar mengungkapkan bahwa AFC sudah mengetahui permasalahan seputar kompetisi di Indonesia namun ketua AFC Jang Ji Long, AFC masih berbaik hati untuk memberikan kesempatan memperbaiki kompetisi.
"Jika Indonesia tidak bisa memperbaiki kondisi sepakbola dan menjadikan kompetisinya sebagai liga yang profesional, bukan tidak mungkin AFC akan mengurangi jatah LCA milik klub-klub Indonesia," ujar Sihar.
"Pertandingan kedua IPL akan digelar Sabtu (26/11). Saya harap, para peserta dapat mendukung dan mengikuti kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia itu dengan baik," ujar Sihar.
"Ini juga saatnya Indonesia memulai kompetisi baru, kompetisi yang profesional dan bebas bantuan APBD," ungkap Sihar.
Saat ini, sebanyak 17 klub masih terdaftar dalam kompetisi Indonesian Premier League (IPL), namun sebanyak enam diantaranya dirumorkan merapat ke Indonesia Super League (ISL), yang tak lagi diakui PSSI.
Salah satu klub yang dirumorkan hijrah ke ISL adalah Persipura Jayapura. Jika memang terjadi, Saleh menegaskan Mutiara Hitam akan kehilangan haknya tampil di playoff Liga Champions.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar