Jumat, 04 November 2011

SAATNYA REBUT EMAS

Sejumlah pemain Timnas U-23 mengikuti latihan di Stadion UNY Yogyakarta, Rabu (7/9). Timnas U-23 akan menghadapi Kamboja pada laga perdana cabang sepak bola SEA Games 2011. 


JAKARTA – Saatnya tim nasional (timnas) U-23 Indonesia berjaya. Yongki Aribowo dkk patut memanfaatkan dukungan publik untuk mengamankan medali emas SEA Games XXVI/2011. Demi mengulang sukses emas SEA Games Manila, Filipina, 1991.

Sebagai tuan rumah, tentu menjadi modal positif untuk menggandakan motivasi skuad asuhan Rahmad ‘RD’ Darmawan. Banjir dukungan akan memantapkan langkah tim Garuda muda untuk melepas dahaga gelar. Sudah terlalu lama Sang Saka Merah Putih tidak pernah lagi berkibar saat cabang olahraga (cabor) sepak bola selalu gagal meraih medali emas dalam sembilan tahun terakhir penyelenggaraan SEA Games.

Inilah momentum yang tepat bagi tim Merah Putih mengembalikan supremasi sepak bola Indonesia di pesta multievent Asia Tenggara. Bergabung di grup maut bukan halangan bagi tim Merah Putih membidik hasil terbaik.Timnas U-23 terjebak bersama juara bertahan Malaysia, tim langganan juara Thailand, Singapura, dan Kamboja. Persiapan matang menjadi modal RD untuk menghasilkan prestasi maksimal.

Timnas telah menjalani 15 kali laga uji tanding dengan torehan 11 kali menang, 3 kali imbang, dan 1 kali menyerah. “Kami tergabung dalam grup yang kurang menguntung kan.Tapi, semua harus dijalani. Kami harus bisa mengatasi tim unggulan seperti Malaysia dan Thailand,” ujar RD. Mantan pelatih Persija Jakarta itu menyatakan sudah mengantongi beberapa kekuatan tim lawan.

RD memantau Malaysia saat skuad asuhan Ong Kim Swee itu ikut serta dalam Turnamen Vietnam Football Federation (VFF) di Vietnam, belum lama ini. Sementara kekuatan Thailand dan Singapura akan dianalisis saat menjalani laga perdana di SEA Games nanti. Walau mendapatkan hasil bagus pada beberapa uji coba, RD mengaku masih ada beberapa hal yang masih mesti dievaluasi.

Timnas akan bekerja lebih keras untuk menutup kekurangan. “Kalau dilihat jumlah gol yang diciptakan, itu sudah bagus. Cuma masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki.Terkadang, anak-anak terlalu sering bermain tergesa-gesa sehingga sulit mengontrol pertandingan,” papar Asisten Pelatih Timnas U-23 Widodo C Putro.

Adanya peningkatan yang dialami para pemain tim Merah Putih sejak pertama kali menjalani pelatihan nasional (pelatnas) pada bulan Juli di Batu Jajar, Bandung, juga dirasakan tim manajemen. Lewat Manajer Roso Daras, manajemen tim Merah Putih menyatakan jika sebelumnya fokus latihan hanya memantapkan organisasi pemainan, kali ini sudah jauh lebih mendalam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar