Selasa, 01 November 2011

Hendro Kartiko Terkejut Dipanggil Rijsbergen

Penjaga gawang senior Hendro Kartiko mengaku terkejut masih dipanggil untuk memperkuat tim nasional senior untuk menghadapi Qatar dalam partai lanjutan Pra-Piala Dunia 2014 Zona Asia pada 11 November mendatang.

Hendro bangga karena pada usianya yang sudah tidak muda masih dipercaya oleh pelatih timnas senior Wim Rijsbergen. “Saya bangga, di usia 38 tahun masih dipanggil masuk timnas senior,” ujar Hendro seusai latihan di Stadion Manahan Solo, Selasa, 1 November 2011.

Meski begitu dia menyebut masih perlu beradaptasi lagi karena sudah lama tidak memperkuat timnas senior. Terakhir dia mengenakan baju merah putih dengan lambang Garuda pada 2007. “Saya masih perlu adaptasi dengan timnas yang sekarang,” ujar Hendro.

Selain itu, dia mengakui fisiknya sedang turun karena sudah lama tidak ada kompetisi. Namun kiper yang kini memperkuat Mitra Kukar ini menyatakan siap memberikan seluruh kemampuannya jika dipercaya mengawal gawang timnas.

Asisten pelatih timnas senior Liestiadi mengatakan para pemain yang baru bergabung sudah bisa mengimbangi pemain yang lebih dulu ada di timnas. “Saya lihat kesannya baik,” kata dia.

Manajer timnas senior Ferry Kodrat mengatakan pemain yang saat ini dipanggil sesuai dengan kebutuhan tim. Termasuk pemanggilan Boaz Solossa yang sempat mundur dari timnas saat akan menghadapi Iran pada partai perdana di Grup E Pra-Piala Dunia 2014 Zona Asia.

“Saya rasa tidak ada masalah dengan kehadiran Boaz. Dia sudah membuktikan bahwa dia pemain bagus dan memang pemain terbaik di Indonesia saat ini,” ujarnya. Soal kedisiplinan, menurutnya, bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Kuncinya ada komunikasi antara manajemen, pelatih, dan pemain. “Rasanya semuanya bisa diselesaikan,” kata dia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar