Sabtu, 17 Desember 2011

Saleh Mukadar : Pemain Divisi Satu Bakal Jadi Penyuplai Pemain Timnas

PSSI melalui Deputi Sekretaris Jenderal Bidang Kompetisinya, Saleh Mukadar resmi membuka Divisi Satu. Dalam sambutannya, Saleh berharap nantinya kompetisi tersebut melahirkan bibit-bibit untuk memperkuat timnas Indonesia.

Seperti yang diketahui, sejak musim ini, Divisi satu memiliki format baru. Tak seperti musim-musim sebelumnya, Divisi Satu saat ini hanya diperuntukkan untuk pemain Under 23 (U-23).
Perubahan ini sendiri punya tujuan. Salah satu yang paling utama yakni untuk melahirkan pemain-pemain yang nantinya bermuara pada timnas Indonesia.

"Tak menutup kemungkinan dari kompetisi itu akan lahir pemain yang bisa memperkuat tim nasional," kata Saleh usai membuka Divisi Satu, yang di dalamnya juga mempertemukan Persikasi Kabupaten Bekasi melawan Persikad Kota Depok di stadion Mini Tambun, Bekasi, Jumat (16/12).

Sebenarnya tak hanya di buka dengan laga antara Persikasi melawan Persikad, Divisi Utama hari ini juga dibuka di tujuh kota berbeda. Di Banyuwangi ada laga yang mempertemukan Persibas Banyuwangi melawan Persik Kuningan, di Kotabatu mempertemukan Persekoba Kotabatu melawan Persekabpas Pasuruan, di Purbalingga ada laga yang mempertemukan Persibangga melawan PSB Bogor, di Blora mempertemukan Persikaba Blora melawan Persebi Boyolali, di Kutai Timur ada laga Persikutim melawan Persipon Pontianak. Tak ketinggalan, di Tomohon ada laga antara PSKT Tomohon melawan Persipal Palu.

"Mestinya di delapan kota, tapi laga lainnya akan menyusul. Jadi, untuk saat ini kami sudah mempertemukan 14 klub di Divisi Satu," jelas Saleh. "Divisi Satu sendiri akan diikuti 66 klub. Ke-66 klub tersebut dibagi ke dalam 12 grup," sambungnya.

Tak hanya merubah format pemain yang tampil di Divisi Satu, untuk perangkat pertandingan seperti wasit, PSSI juga melakukan perubahan. Jika di musim lalu jasa wasit dibayar tim tuan rumah, tak demikian untuk musim ini. Jasa wasit sepenuhnya ditanggung oleh PSSI.
"Wasit dan perangkat pertandingan saat ini yang bayar kami. Hal ini agar keputusan wasit di lapangan tak berpihak pada tuan rumah,"jelas Saleh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar