Rabu, 28 Desember 2011

Indonesia - Malaysia Gagas Liga Sepak Bola ASEAN

Indonesia dan Malaysia sedang menggagas terselenggaranya liga sepak bola se-Asia Tenggara. Hal ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia Andi Malaranggeng bersama Menteri Belia dan Sukan Malaysia YB Dato' Sri Ahmad Shabery Cheek di Hotel Garden Palace Surabaya, Rabu, 28 Desember 2011.

Menurut Andi, ide kompetisi liga Asean itu tercetus ketika para menteri olahraga se-Asia Tenggara bertemu di Yogyakarta seminggu lalu. Mereka, kata Andi, sepakat menggalang persatuan lewat olahraga khususnya sepak bola. "Sekarang ini lingkup Asean makin terintegrasi, dan kami ingin makin mempererat komunitas ini melalui sepak bola," kata Andi.

Sepak bola, kata Andi, dinilai sebagai media yang tepat untuk merekatkan hubungan. Apalagi di setiap negara Asean, antusiasme penonton sepak bola luar biasa. Andi berharap ide ini dapat terealisasi pada 2013 atau 2014 mendatang. "Mengenai formatnya bagaimana, nanti biar dibahas oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dan Malaysia Super League (MLS)," ujar Andi.

Jika liga Asean terwujud, Andi berharap dapat meningkatkan mutu sepak bola Asia Tenggara sejajar dengan Asia Barat atau Asia Timur. Selama ini, imbuh dia, level kemampuan antara belahan Asia itu masih timpang. "Siapa tahu nanti sepak bola Asia Tenggara makin maju dan mengalahkan mereka," ucap Andi.

Dato' Sri Ahmad Shabery Cheek menambahkan, penduduk Asia Tenggara sekitar 600 juta jiwa. Sebagian besar dari mereka, kata Dato', menggemari olahraga, khususnya sepak bola. Dia mencontohkan saat tim nasional Indonesia bertemu Malaysia dalam final SEA Games baru-baru ini. "Jalan-jalan di Indonesia dan Malaysia lengang karena warganya nonton final di televisi," ujar Dato'.

CEO PT LPIS Widjajanto mengatakan, dirinya diminta Andi Malarangeng untuk menjajaki ide tersebut. Sebagai langkah awal, kata dia, Indonesia dan Malaysia menyelenggarakan pertandingan Unity Cup yang mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Kelantan FC.

Pertandingan kedua tim digelar dua kali, yakni di Kelantan pada Jumat pekan lalu dan di Surabaya pada Rabu malam ini. "Kebetulan saya dekat dengan CEO MLS Stuart Ramalingan, jadi bisa langsung mengawali ide tersebut," kata Widjayanto.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar