Selasa, 25 Oktober 2011

Timor Leste Ingin Petik Pelajaran Dari Timnas U-23

Tim nasional Timor Leste sangat respect (hormat) dengan Timnas U-23 Indonesia. Tim bekas provinsi ke-27 Indonesia itu berharap bisa memetik pelajaran berharga dalam laga internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, besok (Selasa/25/10/2011) sore.

Asisten Pelatih Timnas Timor Leste, Alex Vong, mengatakan, pihaknya beberapa kali melihat penampilan Timnas Indonesia melalui tayangan televisi. Karena itu, penting bagi Timor Leste menjalani pertandingan internasional melawan Indonesia, guna menyiapkan mental pemainnya.

“Kami siap menghadapi laga uji coba sebagai persiapan menghadapi SEA Games ke-26. Kami telah menyiapkan tim sejak enam bulan lalu, dan sudah menjalani serangkaian ujicoba di Bali,” kata Alex Vong.
Tim Timor Leste berada di Bali selama 16 hari untuk berlatih, termasuk menjalani ujicoba dengan tiga tim lokal. Timor Leste menderita kekalahan 1-3 dari klub Bali Devata, kemudian bermain imbang 1-1 dengan klub amatir, dan menang 2-0 atas tim Selection di Bali.

“Setelah tiga ujicoba di Bali, serta latihan, dan uji coba melawan Indonesia merupakan yang keempat,” kata Alex Vong yang mengaku tim Indonesia merupakan salah satu kekuatan besar di Asia Tenggara.
Karena itu, lanjut Alex Vong, dia mengaku beruntung pada SEA Games nanti Timor Leste tidak berada segrup dengan Indonesia. Hasil drawing, beberapa hari lalu, Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, Thailand dan Kamboja.

Sedangkan Timor Lester berada di Grup B bersama vietnam, Laos Brunei Darussalam, Myanmar dan Filipina. “Kami beruntung berada di Grup B, dan lawan berat kami adalah Vietnam dan Filipina, jika melihat hasil Piala AFF 2010 lalu,” kata dia.

Timor Leste membawa 20 pemain ke Jakarta, antara lain diperkuat tujuh pemain asal Portugal. Jesse da Pinto bertindak selaku kapten tim. Jesse pernah bermain di klub Newcastle Jet Australia U-16. Sedangkan tujuh pemain asal Portugal bergabung sejak tiga bulan lalu.

Sementara itu, pelatih Timnas U-23 Indonesia, Rahmad Darmawan, berharap uji coba dengan Timor Leste bisa disaksikan sebanyak-banyaknya penonton. Hal itu penting untuk memberi atmosfir kepada pemain SEA Games 2011 sehingga nanti pada hari H pertandingan, sudah terbiasa dengan tekanan penonton.
“Kami berharap pertandingan disaksikan banyak penonton. Ini perlu untuk memberikan atmosfir suasana SEA Games kepada para pemain,” kata Rahmad Darmawan.

Rahmad menambahkan, dalam setiap kali uji coba pihaknya ingin melihat gambaran permainan Timnas Indonesia secara utuh, baik sisi teknis maupun non-teknis. “Saya juga memberikan kesempatan lebih banyak kepada Yericho dan Syamsir Alam untuk menunjukkan kemampuannya dalam uji coba nanti,” kata dia.
Untuk pertandingan itu, Panpel menyediakan tiket sebanyak 2.500 lembar untuk VIP Barat dan dijual Rp100.000, kemudian Kelas I Rp20.000 sebanyak 7.500 lembar.

Rahmad Darmawan berharap, jika pertandingan nanti harus mengadopsi peraturan FIFA, maka skuad yang turun nanti melawan Timor Leste adalah pemain inti SEA Games. Tapi, jika bisa melakukan pergantian bebas, RD, saapan Rahmad Darmawan, akan memainkan semua pemain yang ada.
http://www.poskota.co.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar