Jumat, 28 Oktober 2011

Wim panggil tiga pemain naturalisasi

Keinginan pemain naturalisasi memperkuat Timnas Indonesia tampaknya bakal terwujud. Setelah resmi menjadi WNI, tiga dari lima pemain naturalisasi yakni Victor Igbonefo, Greg Nwokolo, dan Jhonny van Beukering, akhirnya dipanggil Wim Rijsbergen mengikuti pemusatan latihan di Solo.

Kepastian pemanggilan tiga pemain anyar yang nantinya diharapkan memperkuat amunisi skuad Timnas Garuda tampil di laga lanjutan penyisihan grup Pra Piala Dunia 2014 tersebut, disampaikan Penangungungjawab Timnas, Bernhard Limbong, di kantor PSSI, Jakarta, Rabu.

"Saya sudah mendapat kabar, jika pelatih memanggil tiga nama yakni, Greg (Nwokolo), Victor (Igbonefo), dan Jhonny (van Beukering)," ujar Limbong singkat.

Dengan penambahan tiga pemain ini, diharap kekuatan timnas senior yang masih menyisakan tiga pertandingan dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 kian tajam baik dari sisi pertahanan maupun serangan. Pasalnya, ketiga pemain ini berposisi sebagai penyerang dan pemain bertahan.

"Semua pemain termasuk tiga pemain naturalisasi nantinya akan berkumpul di Hotel Atlet Century," imbuh Limbong yang juga Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat.

Akan tetapi, Limbong belum memastikan ketiganya dibawa bertanding di kualfikasi Piala Dunia menghadapi tuan rumah Qatar. Dikatakan, ketiganya diberi kesempatan bergabung dengan Bambang Pamungkas cs di Solo sebagai bagian persiapan melawan Qatar di Doha, 11 November mendatang.

"Masalah dibawa atau tidak itu urusan pelatih. Yang jelas saat TC mereka ikut bersama pemain lainnya. Ketiganya pun akan kami daftarkan agar bisa tampil saat melawan tuan rumah Qatar sekiranya pelatih memberikan kesempatan," pungkas Limbong.

Sementara itu, PSSI memastikan telah menyiapkan bonus besar untuk Timnas U-23 sebagai upaya mendongkrak motivasi bertanding Oktovianus Maniani cs di ajang SEA Games mendatang.

"Bonus itu sudah pasti. Saya senang dengan kemampuan anak-anak (timnas U-23) yang telah diperlihatkan selama ini," kata Limbong.

Menurutnya, timnas U-23 kini lebih fight. Karenanya, emas adalah harga mati yang harus direbut, setelah lama tak pernah merasakan juara di pesta olahraga dua tahunan se-Asia Tenggara ini. Dikatakan, target medali emas SEA Games bukanlah mengada-ada.

Bahkan, ini lebih penting dibanding perjuangan timnas senior yang kini juga berusaha keluar dari posisi buncit klasemen Grup E Zona Asia dalam kualifikasi Piala Dunia 2014. Namun, Limbong enggan membeberkan nilai bonus yang akan diterima skuad Garuda Junior tersebut. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar