Tampilkan postingan dengan label Derby Della Madoninna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Derby Della Madoninna. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Mei 2012

Takluk 2-4 dari Inter, Milan Gagal Pertahankan Scudetto

Bookmark and Share  
MILAN - AC Milan gagal mempertahankan titel Scudetto mereka setelah kalah 2-4 dari Inter Milan di Derby Della Madoninna yang diwarnai hat-trick Diego Milito.
Dalam laga yang dihelat di Giuseppe Meazza, Senin (7/5/2012) dinihari WIB, Inter dan Milan berbagi angka 1-1 di babak pertama lewat gol-gol Milito dan Zlatan Ibrahimovic.
Di babak kedua Ibra sempat membawa Milan unggul sebelum dua gol Milito dan satu gol Maicon membawa Inter menang 4-2. Dibarengi dengan kemenangan Juventus 2-0 atas Cagliari, maka Milan praktis gagal menjadi juara musim ini setelah Seri A hanya menyisakan satu laga lagi.
Dengan 81 poin, 'Si Nyonya Tua' kini unggul empat angka atas Milan. Sementara itu Inter berkat tiga poin ini menjaga peluangnya tampil di Liga Champions setelah mengumpulkan 58 poin di posisi keenam. Selisih tiga angka dengan Udinese di peringkat ketiga, satu angka dari Lazio (peringkat ke-4) dan sama dengan Napoli (peringkat ke-5) tapi kalah head to head.

Jalannya pertandingan

Di menit ke-11 Milan nyaris lebih unggul ketika crossing Robinho menemui Ibra di kotak penalti, namun bola hasil sontekannya masih terlalu jauh dari sasaran. Inter berhasil membuka skor di menit 14. Diawali free kick Wesley Sneijder, bola mengarah ke tiang jauh dan disambut Walter Samuel.
Bola langsung diumpan ke depan gawang dan ada Milito yang langsung mencocor bola ke jala Christian Abbiati. Inter unggul 1-0. Lima menit setelahnya Inter sebenarnya mampu membobol gawang Milan lagi tapi bola hasil tembakan Lucio dianulir karena bek asal Brasil itu sudah lebih dulu terjebak offside. Inter tampil sangat dominan dan banyak melakukan serangan ke daerah pertahanan Milan.
Salah satunya di menit 32 ketika tandukan Esteban Cambiasso menyusul korner Ricky Alvarez berhasil ditepis Abbiati di dalam gawang.  Pemain Inter mengklaim seharusnya menjadi gol tapi dalam tayangan ulang bola tidak melewati garis gawang sepenuhnya. Semenit setelahnya Sneijder punya peluang emas di depan gawang setelah sepakannya malah menyamping di sisi kanan gawang.
Milan akhirnya mampu menyamakan kedudukan dua menit sebelum babak pertama usai, setelah Kevin Prince Boateng dilanggar oleh Julio Cesar. Keputusan itu sempat diprotes pemain Inter karena Cesar dengan jelas menghadang bola bukan kaki Boateng. Ibra yang jadi eksekutor dengan dingin melesakkan si kulit bundar ke pojok kanan gawang Cesar yang sudah berusaha menggapainya.
Skor pun imbang 1-1 dan bertahan hingga laga usai. Baru semenit babak kedua berjalan, Milan berbalik unggul dan Ibra kembali membobol gawang Cesar. Diawali umpan Boateng ke Ibra dan usai melewati penjagaan Lucio serta Samuel, Ibra melepaskan tembakan ke tiang jauh tanpa bisa dihalau Cesar. Milan 2-1. Di menit 52 Inter mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Ignazio Abate kepada Milito. Milito sendiri mengambil penalti itu dan sukses menyamakan kedudukan jadi 2-2.
Sebelumnya Inter mengancam gawang Marco Amelia lewat sepakan voli Sneijder dari jarak jauh tapi masih bisa ditepis oleh Amelia. Inter kembali unggul di menit 79 setelah handball Alessandro Nesta membuat wasit menunjuk titik putih. Milito kembali jadi eksekutor dan sukses membuat skor jadi 3-2 sekaligus mencetak hat-trick di laga derby ini.
Maicon! Sebuah tembakan keras dari luar kotak penalti di menit 88 berhasil menjebol gawang Amelia dan mengubah skor jadi 4-2 yang bertahan hingga laga berakhir. Dengan begini Milan gagal mempertahankan gelar Scudetto karena di saat bersama Juve menang 2-0 atas Cagliari.

Susunan pemain

Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Nagatomo; Guarin (Obi 62'), Cambiasso, Zanetti; Sneijder (Cordoba 84'), Alvarez (Pazzini 74'), Milito

Milan: Abbiati (Amelia 34); Abate, Nesta, Yepes, Bonera (De Sciglio 21); Nocerino, Van Bommel, Muntari (Cassano 78'); Boateng; Ibrahimovic, Robinho

sumber : kompas.com

Jumat, 04 Mei 2012

Thiago Silva Belum Bisa Tampil Di Derby Milan

Bookmark and Share  
MILAN - Harapan allenatore Massimiliano Allegri menurunkan Thiago Silva pada laga Derby della Madonnina akhir pekan ini kemungkinan tidak bisa menjadi kenyataan. 
Silva masih belum terlihat mengikuti latihan penuh menjelang laga krusial tersebut. Bek tengah berpaspor Brasil itu absen sejak akhir Maret lalu, ketika dia mengalami cedera paha di menit awal versus AS Roma. Saat itu Allegri nekad menurunkannya, meski Silva masih dalam pemulihan cedera.  
 Usai laga tengah pekan kontra Atalanta, Allegri optimistis Silva akan kembali mengikuti latihan penuh dan siap tampil pada laga giornata ke-37. Namun, berdasarkan pantauan media setempat Silva masih latihan secara terpisah dengan pemain lainya dan tidak terlihat di Milanello.  
Kabarnya, tim medis meminta Allegri tidak memaksakan menurunkan Silva di pertandingan akhir pekan ini demi menghindari cedera berkepanjangan. Rossoneri juga diragukan tak menggunakan jasa Luca Antonini dan Urby Emanuelson, tapi Clarence Seedorf, Alessandro Nesta serta Antonio Nocerino dinyatakan fit.

sumber : goal.com

Milan Penuh Motivasi Hadapi Inter

Bookmark and Share  
MILAN - Laga kontra Inter Milan akan jadi halangan besar AC Milan dalam upaya terus menjaga persaingan dengan Juventus. Menghadapi laga sengit di periode krusial, kubu Rossoneri justru sangat bersemangat. Minggu (6/5/2012) mendatang Milan akan bertandang ke Inter dalam laga bertajuk Derby Della madoninna. 
Laga tersebut bisa menentukan mampu atau tidaknya Milan mempertahankan Scudetto miliknya. Dinihari tadi, Milan berhasil merapatkan jarak dengan Juventus dari yang sebelumnya tiga menjadi satu poin. Sebabnya adalah kemenangan Rossoneri atas Atalanta dan hasil imbang yang diraih Juventus saat menjamu Lecce. 
Dengan hanya ada dua pertandingan tersisa musim ini, menyapu bersih kemenangan wajib hukumnya buat Alessandro Nesta dkk. Milan sendiri optimistis bisa dapat tiga poin atas saudara sekotanya itu, keberhasilan merapatkan jarak dengan Juventus pagi tadimeninggikan motivasi Diavolo Rosso.  Bagaimanapun, hari Minggu akan jadi malam yang indah dan kami sangat bersemangat menghadapi Derby. 
 Pertandingan ini membuat pemain bersemangat dan mungkin kami tidak bisa berharap pertandingan yang lebih baik lagi, karena kami sangat termotivasi, tentunya lebih dari yang kami rasakan malam ini," sahut Allegri di Football Italia. Setelah bertandang ke Inter, laga pamungkas Milan adalah menjamu Novara. Sementara dua laga terakhir Juventus terhitung lebih ringan yakni dengan menyambangi Cagliari dan menjamu Atalanta.

sumber : detiksport.com

Senin, 16 Januari 2012

Galliani: Kami Masih Jauh di Depan Inter

Bookmark and Share   
MILAN - Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, tak terlalu khawatir dengan kekalahan 0-1 yang diderita timnya saat bersua Inter Milan, Minggu (15/1/2012). 
Sebab, katanya, meski kalah, timnya masih memimpin lima poin dari tim asuhan Claudio Ranieri tersebut.  Persaingan juara Liga Serie-A makin memanas. Hal ini tak lepas dari kembalinya Inter ke jalur juara. Kemenangan atas Milan membuat Inter kini hanya berselisih enam poin dari sang pemuncak klasemen, Juventus.  
"Itu jelas bahwa siapa pun yang mencetak gol akan menang. Kami masih berada lima poin di depan Inter, dan hanya satu poin di bawah sang pemuncak klasemen (Juventus). Dari posisi Inter (32 poin) ke Juve (38 poin) masih ada lima tim," ujar Galliani.  Ini pertandingan yang bisa membawa kami ke puncak klasemen, tapi kami gagal. Tiga angka melawan Inter sama dengan tiga angka melawan Cagliari atau Novara," lanjutnya. 
Saat ditanya pendapatnya soal jalannya pertandingan, Galliani menyatakan, timnya tampil lebih dominan dari seteru abadinya tersebut. "Inter memberikan kami ruang yang sempit, tapi kami punya penguasaan bola yang lebih ketimbang mereka. 
Namun, dalam sepak bola Anda bisa saja kalah karena beberapa momen," jelasnya. Milan harus segera melupakan kekalahan ini. Sebab, pada hari Rabu (18/1/2012) nanti, mereka akan berhadapan dengan Novara di ajang Coppa Italia.

sumber : kompas.com

Akui Kesalahan, Abate Minta Maaf

Bookmark and Share   
MILAN - Bek AC Milan, Ignazio Abate minta maaf atas kesalahannya yang berujung gol kemenangan Inter Milan. Meski kalah, Abate masih yakin dengan kans Scudetto Rosonerri. 
Milan dipaksa mengakui keunggulan tim rivalnya, Inter dalam Derby della Madoninna di San Siro, Senin (16/1/2012) dinihari WIB. Diego Milito jadi pahlawan Nerazzurri dengan gol tunggalnya di menit 54. Namun dalam proses terjadinya gol tersebut, Abate patut disalahkan. 
Bek internasional Italia itu gagal memotong bola umpan kepada Milito sehingga memberikan ruang dan waktu pemain lawan untuk menceploskan bola ke gawang yang dikawal Christian Abbiati. Dengan kekalahan ini, Milan berada di peringkat kedua klasemen dengan nilai 37, selisih satu angka dari Juventus yang di laga sebelumnya bermain imbang dengan Cagliari. 
"Setelah kesalahanku, permainan lebih terbuka dan kami tidak lagi mendominasi. Kami banyak menumpuk pemain di tengah mencoba mengatasi masalah," sahut Abate di situs resmi klub. "Aku minta maaf kepada seluruh fans, tapi tim terbaik di akhir musim akan dinilai yang sebagai yang terkuat dan kami yakin dengan kualitas kami," ujar dia.

sumber : kompas.com

Allegri Kalem Usai Kalah di Derby

Bookmark and Share   
MILAN - Kalah dalam Derby Della Madonnina membuat AC Milan gagal kembali naik ke puncak klasemen. Kondisi itu ditanggapi santai saja oleh Massimiliano Allegri, karena pesaingnya juga tak meraih hasil maksimal. Sebuah gol Diego Milito memaksa Milan menyerah 0-1 dalam laga menghadapi Inter Milan di pekan 18 Liga Italia. 
Hasil tersebut bukan saja memutus rangkaian laga tak terkalahkan Rossoneri yang sudah sampai angka 12 karena juga menghambat laju Milan kembali ke puncak klasemen. 
Satu hal yang membuat Allegri tenang meski habis menelan kekalahan adalah hasil buruk yang didapat pesaingnya di papan atas. Juventus di kandangnya sendiri diimbangi Cagliari 1-1, sementara Udinese kalah 2-3 dalam lawatan ke Genoa. Dengan kata lain,meski tak mampu merebut posisinya kembali di puncak klasemen, Milan kini cuma ketinggal satu angka saja dengan Juventus. 
Alessandro Nesta dkk. juga masih unggul atas Udinese, yang membuat mereka berhak atas posisi dua klasemen. "Saya tidak berpikir kalau (hasil pertandingan) ini telah mengubah sesuatu. Akhir pekan ini dua tim yang berbagi posisi teratas hanya terpaut satu angka, jadi perubahannya sangat kecil. 
Yang sesungguhnya terjadi adalah kami kalah di derby dan Inter kembali ke persaingan Scudetto," sahut Allegri di Football Italia. Terlepas dari selisih poin yang cuma satu dengan Juventus, Milan punya banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan jika ingin mempertahankan gelar. Sejauh ini statistik Milan jika menghadapi tim papan atas sangatlah buruk. 
Dari laga menantang enam tim yang berada di posisis teratas klasemen, Diavolo Rosso mencatatkan nol kemenangan, dua kali imbang (Udinese dan Lazio) dan tiga kali kalah (Napoli, Juventus dan Inter).

sumber : detiksport.com

Minggu, 15 Januari 2012

Milito Antar Inter Menangi Derby

Bookmark and Share   
MILAN - Inter Milan tampil sebagai pemenang dalam laga kontra AC Milan di Derby Della Madonnina. Nerazzurri unggul dengan skor tipis 1-0 lewat gol Diego Milito di babak kedua. Di San Siro, Senin (16/1/2012) dinihari WIB Milan gagal memanfaatkan beberapa peluang yang mereka miliki di babak pertama. 
Dan itu harus dibayar mahal karena di awal babak kedua Milito berhasil menjebol gawang Cristian Abiatti, yang gagal dibalas oleh Diavolo Rosso. Hasil ini membuat Rossoneri gagal merebut kembali posisi puncak klasemen yang beberapa jam lalu diambil Juventus. 
Ini juga menjadi kekalahan ketiga Alessandro Nesta dkk setelah sebelumnya tunduk atas Juventus dan Napoli. Untuk Inter, kemenangan ini melanjutkan kebangkitan kembali mereka setelah sebelumnya meraih lima kemenangan beruntun. Kini memiliki 32 poin, Nerazzurri masih tertahan di posisi lima klasemen. Namun Javier Zanetti cs terus merapatkan jarak dengan pemuncak klasemen dengan selisih hanya enam poin.

sumber : detiksport.com

Milan-Inter: Gengsi Prestasi

Bookmark and Share   
MILAN - Rivalitas Milan dan Inter tak terbantahkan lagi, termasuk di musim ini. Keduanya ngotot untuk bisa lebih baik dibanding rival sekota mereka itu. 
Dan kedua tim akan bertemu mano-o-mano di Giuseppe Meazza akhir pekan ini, dengan titel scudetto menjadi pertaruhan. Siapa pun yang kalah, kans meraih gelar akan jauh lebih berat dari sebelumnya. 
Sementara yang menang, selain bisa memenangi gengsi, tiga angka, tapi juga bisa membuka kans yang lebih besar untuk menjadi juara. Secara statistik, Milan dan Inter sama-sama memiliki catatan positif. Milan misalnya, yang belum terkalahkan di 12 laga mereka, termasuk sepuluh laga dengan kemenangan dan memasukkan 32 gol dengan hanya kemasukan delapan. 
Sementara Inter menang di lima laga secara beruntun, sesuatu yang belum pernah mereka dapatkan sejak era Jose Mourinho. Kondisi kedua tim juga fit. Jadi bisa dipastikan duel besok akan menjadi duel dari tim terbaik di Serie A saat ini.

Prediksi Skuad:
Milan:
Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Nocerino, Van Bommel, Seedorf; Boateng; Ibrahimovic, Robinho

Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Nagatomo; Zanetti, Thiago Motta, Cambiasso, Alvarez; Milito, Pazzini
Prediksi Hasil:
Milan 2-1 Inter


sumber : goal.com

Allegri: Saatnya Enyahkan Inter dari Jalur Scudetto

Bookmark and Share   
MILAN – Duel kelas berat ala Kota Milan, tidak hanya menjadi sekedar derbi. Allenatore AC Milan, Massimiliano Allegri, ingin memanfaatkan Derby della Madonnina kali ini, sebagai momen untuk menutup kans Inter Milan merebut titel Serie A musim ini.  
AC Milan kini masih menduduki Capolista, dengan poin 37, sama dengan Juventus di urutan kedua. Tapi Milan unggul selisih gol dari Juve. Sementara, Inter masih tertahan di posisi kelima, meski meraih sejumlah kemenangan beruntun.  
Allegri ingin persaingan scudetto, hanya terbatas pada Juve dan Milan. Allegri tidak ingin ada gangguan lain. Terutama dari tetangga sekota mereka, yang kini tengah mendaki dan kembali ke jalur juara.  
Allegri percaya, jika Il Diavolo bisa menghancurkan Inter, maka Inter akan kian jauh dan terdepak dari trek juara. Tapi, mantan pelatih Cagliari itu ragu, Milan bakal menang dengan mudah. Hanya dengan fokus tingkat tinggi, mampu memenangkan duel panas kali ini.  “Partai derby akan selalu menegangkan dan butuh konsentrasi yang luar biasa. 
Saya akui, posisi kami tidak jauh dari mereka, jadi bagaimana pun juga, kami harus memenangkannya,” ucap Allegri, seperti disadur Goal, Minggu (15/1/2012).  “Lagipula, kemenangan dari mereka, berarti akan menghentikan harapan mereka untuk memperebutkan scudetto, jadi partai ini akan menjadi momen yang penting,” tuntasnya.

sumber : okezone.com

Pentingnya Derby dan Kontrak Allegri untuk Galliani

Bookmark and Share   
MILAN - Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani menilai begitu pentingnya laga melawan Inter Milan yang digelar Senin (16/1/2012) dini hari WIB dan pantasnya pelatih Milan, Massimilano Allegri diberikan perpanjangan kontrak. 
Rossoneri memimpin klasemen sementara Serie A dengan catatan tak terkalahkan selama 12 terakhir, sedangkan Inter mencatatkan hasil gemilang dengan selalu menang di 5 laga terakhir. 
Fakta ini pun semakin memanaskan laga yang juga disebut Derby della Madonnina ini.  "Kami akan memainkan pertandingan yang sangat penting melawan tim yang sangat kuat. Inter memiliki skuad yang bagus," kata Galliani kepada Milan Channel seperti dilansir Football-Italia, Minggu (15/1/2012).  
Dalam beberapa hari terakhir Rossoneri telah memperpanjang kontrak Allegri sampai Juni 2014, dan bagi Galliani, itu merupakan hal penting lainnya bagi Milan karena mantan pelatih Cagliari itu dianggap pantas mendapatkan kontrak baru.  
"Saya ingat pepatah lama lalu bahwa Allegri adalah pas untuk Milan. Dia layak mendapat perpanjangan kontrak untuk semua pekerjaan hebat yang dia lakukan, memenangkan Scudetto di musim pertamanya. Tentu saja ada negosiasi tentang uang, karena semua orang berada dalam krisis keuangan, maka kami mencapai kesepakatan," terangnya.  
Beberapa nama bintang Milan akan dipaksa untuk menonton derby dari bangku penonton, seperti Antonio Cassano yang belum pulih dari stroke ringan dan Gennaro Gattuso yang masih berjuang dengan kondisi matanya.  "Saya berbicara dengan Antonio (Cassano) sebelumnya dan kami berharap dia dapat kembali sesegera mungkin. Sedangkan untuk Gattuso, dia akan segera kembali begitu sembuh," tandasnya.

sumber : okezone.com

Jumat, 13 Januari 2012

Jelang Derby : Milan Sudah Siap, Rossoneri Diminta Fokus

Bookmark and Share   
MILAN - Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, menegaskan bahwa timnya sudah siap tempur jelang laga derby melawan Inter Milan. Menurut dia, yang perlu dilakukan Rossoneri saat ini adalah fokus ke pertandingan. Milan akan melakoni laga maha penting pada akhir pekan ini. 
Mereka akan bertemu Inter dalam laga bertajuk Derby della Madonnina di San Siro, Senin (16/1/2012) dinihari WIB. "Saat kita mendekati derby selalu ada begitu banyak ketegangan, semua surat kabar membicarakannya, prestise kedua klub dipertaruhkan. 
Ini adalah pertandingan yang hebat dan juga merupakan sebuah tantangan," ungkap Ibrahimovic dalam wawancaranya dengan Milan Channel. "Seluruh dunia menyaksikannya dan senang bisa ikut ambil bagian. Ini juga penting untuk scudetto," katanya. Penyerang berusia 30 tahun ini berharap timnya tidak terganggu dengan isu-isu di luar lapangan, termasuk gosip transfer Carlos Tevez, dan bisa fokus ke pertandingan. 
Dia juga tak mau timnya terlalu memikirkan hasil yang didapat Juventus. "Tentu saja, para pemain sedang memikirkan soal pertandingan ini. Apa yang terjadi di luar terkait dengan transfer biar diurusi oleh para direktur. Kami membaca surat kabar dan kami tahu segalanya. 
Tapi, kami cuma memikirkan pertandingan hari Minggu," tutur Ibra. "Kami cuma perlu fokus ke pertandingan kami sendiri dan tidak memikirkan apa yang dilakukan Juventus. Kami semua sudah siap dan menunggu derby ini," tandasnya.

sumber : detiksport.com

Thiago Motta Akui AC Milan Favorit Di Derby

Bookmark and Share    
MILAN - Inter Milan mengantungi bekal sangat bagus menjelang derby della Madoninna kontra Milan, Minggu (15/1) malam waktu setempat.  Sejak dibungkam Udinese 1-0 di awal Desember, Sang Ular Raksasa menyapu bersih kemenangan di lima laga berikut, terakhir menggulung Parma lima gol tanpa balas (7/1). 
Zona papan bawah yang sempat dihuni pun kini sudah jauh ditinggalkan. Sekarang Inter ada di peringkat kelima, tertinggal delapan angka dari I Rossoneri di puncak.  Meski begitu, Thiago Motta justru mengakui sang rival sekota bakal menapaki laga di San Siro dengan label favorit. Namun itu bukan berarti sang gelandang pesimistis soal kans Inter meraih kemenangan. 
"Milan akan menuju laga nanti dengan kondisi lebih baik. Klasemen liga menunjukkan itu," katanya di Il Corriere dello Sport. "Mereka ada di puncak dan akan menjadi tuan rumah. Bagaimanapun, jika kalah mereka juga akan kehilangan lebih banyak karena biasanya Anda sulit bangkit dari kekalahan di derby." 
Perihal peluang Inter menjadi juara, Motta berkomentar, "Sekarang ini saya bilang scudetto tidak mungkin. Tetapi, dalam dua atau tiga bulan lagi..."

sumber : kompgoalas.com

Gatusso dan Aquilani Absen di Derbi Milan

Bookmark and Share   
MILAN - Dua gelandang AC Milan, Genaro Gattuso dan Alberto Aquilani, absen pada laga "Derby della Madonnina" melawan Inter Milan, Minggu (15/1/2012). 
Gatusso dan Aqualani mengalami cedera hingga diperkirakan tidak akan ikut dalam sejumlah laga "I Rossoneri" beberapa pekan ke depan.  Gatusso mengalami masalah infeksi pada matanya seusai ikut bersama timnya menjalani tur di Dubai. Hingga saat ini belum ada kepastian berapa lama Gatusso kembail pulih dari penyakitnya tersebut. 
Sedangkan, Aquilani diperkirakan absen selama sebulan akibat cedera engkel. Partai AC Milan lawan Inter Milan ini akan menjadi derbi Kota Milan yang kedua pada musim ini. Sebelumnya, dalam ajang Piala Super Italia, Milan berhasil menumbangkan Inter dengan skor 2-1. 
Ini juga menjadi pertandingan penting buat kedua tim. Kemenangan akan mempertahankan posisi Milan di puncak klasemen. Sebaliknya, bagi Inter, kemenangan akan memperbesar peluang mereka untuk juara. Setelah terseok-seok di awla musim, Inter kini sudah berada di urutan ke-5 dengan nilai 29, atau tertinggal 8 poin dari Milan. 
Bek AC Milan, Thiago Silva, mengaku tidak takut kepada performa Inter Milan yang belakangan menunjukkan keperkasaannya. Pemain asal Brasil tersebut memastikan, barisan belakang Milan akan siap menghentikan Diego Milito dkk. "Dari beberapa penyerang, kami harus menaruh perhatian khusus kepada Milito yang merupakan pemain hebat," kata Thiago.

sumber : kompas.com

Jelang Derby Milan Menjaga Rekor 100% Allegri di Derby Milan

Bookmark and Share   
MILAN - Bukan cuma Zlatan Ibrahimovic yang harus dihentikan Inter Milan dalam Derby Dela Madonnina. Fakta bahwa Massimiliano Allegri mencatatkan rekor 100% kemenangan di Derby Milan jadi tantangan lain Nerazzurri. 
Ibra akan jadi momok buat Inter dalam Derby Milan, Senin (16/1/2012) dinihari WIB karena rajinnya dia mencetak gol. Dalam enam pertandingan terakhir Rossoneri, striker asal Swedia itu selalu mencatatkan namanya di papan skor. Selain Ibra, sosok lain yang juga tengah punya rentetan hasil bagus adalah Allegri. 
Sang pelatih, sejak membesut Milan di awal musim 2010/2011, punya catatan 100% kemenangan dalam laga derby. Tiga pertandingan dilalui, tiga kemenangan didapat. Kemenangan pertama didapat Allegri pada 14 November 2010, ketika itu Milan menang 1-0 dalam laga di mana Inter menjadi tuan rumah. 
Sementara pada putaran kedua Rossoneri kembali mengungguli saudara sekotanya itu dengan kemenangan telak 3-0. Pertemuan terakhir keduanya adalah di ajang Piala Super Italia. Inter ketika itu sempat unggul lebih dulu, namun Milan mampu membalikkan keadaan dan akhirnya menang 2-1. 
"Kita tidak membutuhkan pertandingan ini untuk mengetahui seberapa pantas dia menjadi pelatih. Dia pelatih hebat dengan pengalaman hebat dan memahami segala hal," sahut Gennaro Gattuso di Eurosport. Milan saat ini masih duduk di puncak klasemen, unggul selisih gol atas Juventus yang berada di posisi dua dan sama-sama mengumpulkan 37. Sementara Inter ada di urutan lima dengan terpaut delapan angka.

sumber : detiksport.com

Jelang Derby Milan Mereka Pernah Membela Rossoneri dan Nerazzurri

Bookmark and Share   
MILAN - Sejak era Giuseppe Meazza, pemain menyeberang dari AC Milan ke Inter Milan--atau sebaliknya--bukanlah hal yang aneh. Pada generasi-generasi berikutnya, hal tersebut sering terjadi. Meazza sendiri punya karier yang terbilang unik.
Setelah membela Inter dan kemudian Milan, ia kemudian pindah ke Juventus, klub yang notabene adalah rival berat dari 'Si Biru-Hitam' dan 'Si Merah-Hitam'. Tapi, Meazza lebih banyak menghabiskan karier bersama Inter. Bahkan kariernya pun ditutup bersama Nerazzurri. 
Apa yang dialami Meazza mirip-mirip dengan Andrea Pirlo. Mantan metronom lini tengah Milan itu mengawali kariernya di Brescia, sebelum akhirnya pindah ke Inter. Tapi, semua tahu bahwa Pirlo kemudian menemukan sentuhannya pada permainan ketika membela Rossoneri. Kini, pemain berusia 32 tahun tersebut telah menjadi bagian dari Juventus.
Clarence Seedorf pun demikian. Tiga musim membela Inter, Seedorf menyeberang ke Milan. Bersama I Diavolo-lah pemain kelahiran Paramaribo, Suriname, itu mendapatkan banyak gelar, seperti Scudetto, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Yang paling fenomenal dalam satu dekade terakhir tentu saja Ronaldo.
Setelah "dirawat" Inter akibat cedera lutut yang lama dideritanya, ia hengkang ke Real Madrid. Setelah hampir lima musim berkostum El Real, ia pindah bermain selama dua musim untuk Milan. Sial bagi Ronaldo, kariernya di Milan juga berakhir dengan cedera lutut. Ia pun pulang kampung ke Brasil untuk membela Corinthians.
Terakhir, siapa lagi kalau bukan Zlatan Ibrahimovic. Bersama Inter, ia sukses memenangi tiga Scudetto dan dua Supercoppa Italia. Setelah bermain semusim di Barcelona, ia pun pindah untuk memperkuat Milan. Hasilnya? Ia sukses membawa Milan memenangi Scudetto musim lalu, plus sebuah Supercoppa Italia.

Para Pemain yang Pernah Membela Milan & Inter dalam 10 Tahun Terakhir

2001
Andres Guly (dari Milan ke Inter)
Francesco Toldo (mengawali karier di Milan, dipinjamkan ke berbagai klub, hengkang ke Fiorentina, kemudian memperkuat Inter)
Andrea Pirlo (dari Inter ke Milan)

2002
Clarence Seedorf (dari Inter ke Milan)
Francesco Coco (dari Milan ke Inter)
Umit Davala (dari Milan ke Inter)
Dario Simic (dari Inter ke Milan)

2003
Thomas Helveg (dari Milan ke Inter)

2004
Edgar Davids (memperkuat Milan, lalu pindah ke Juventus, Barcelona, dan akhirnya memperkuat Inter)

2005
Christian Vieri (dari Inter ke Milan)

2006
Giuseppe Favalli (dari Inter ke Milan)
Patrick Vieira (sempat memperkuat Milan, lalu pindah ke Arsenal, Juventus, dan akhirnya dibeli oleh Inter)

2007
Ronaldo (sempat memperkuat Inter, lalu pindah ke Real Madrid, dan akhirnya hengkang ke Milan)

2008
Hernan Crespo (dipinjam Milan dari Chelsea, lalu dipinjam lagi oleh Inter sebelum akhirnya dipermanenkan)

2010
Zlatan Ibrahimovic (memperkuat Inter, pindah ke Barcelona, dan kini bermain untuk Milan)

sumber : detiksport.com

Jelang Derby Milan Milan Bertekad 'Tendang' Inter dari Persaingan

Bookmark and Share   
MILAN - Optimisme tinggi diusung gelandang AC Milan Kevin Prince Boateng jelang laga derby della Madonnina kontra Inter Milan. Gelandang enerjik ini meyakini timnya jauh lebih kuat I Nerazzurri. 
Milan dan Inter bakal melakoni laga derby pertama di musim ini pada Senin (16/1/2012) dini hari WIB. Dalam laga derby ke-205 ini, Milan bakal berstatus sebagai tuan rumah di Stadion San Siro. 
Selayaknya laga derby, perang kata atau optimisme pun disuarakan pemain dari masing-masing tim. Prince Boateng menjadi salah satu pemain Milan yang mulai menebar perang urat syaraf sebelum pertandingan. Dalam sebuah wawancara, mantan gelandang timnas Ghana ini menyuarakan optimismenya terkait peluang timnya memenangi pertandingan. 
Boateng bahkan sangat yakin Milan bakal jadi tim yang membuat peluang Inter meraih gelar juara bakal sirna. “Saya sangat atmosfer kota (Milan) jelang laga derby. Setiap orang sangat antusias dan gila tentang pertandingan ini,” tutur Boateng sebagaimana dikutip Tuttosport, Jumat (13/1/2012). “Kami punya tim yang jauh lebih kuat dan kami ingin segera menendang Inter dari perburuan gelar (scudetto),” sambungnya meyakini peluang Milan. 
Peluang Inter bersaing merebut gelar juara musim ini memang dipastikan semakin terjal apabila kalah dari Milan di laga derby. Ya, jika kalah, maka Inter bakal terpaut 11 poin dari I Rossoneri. Saat ini, Milan (37 poin) masih unggul delapan poin dari Inter di tempat kelima.

sumber : okezone.com

Kamis, 12 Januari 2012

Jelang Derby Milan Sulitnya Menerka Hasil Derby della Madonnina

Bookmark and Share  
MILAN - Giornata 18 Seri A akan mengetengahkan duel dua tim sekota, AC Milan lawan Inter Milan. Sama-sama sedang tampil bagus, pemenang Derby della Madonnina ini akan sulit diterka.
Di papan klasemen, Rossoneri boleh menepuk dada karena menempati posisi atas dengan poin setara Juventus. Milan bahkan belum terkalahkan sejak awal Oktober. Akan tetapi, Inter tak bisa disepelekan. Memulai musim dengan buruk, Nerazzurri kini sudah tampil jauh lebih baik. 
Lima kemenangan beruntun dicatatkan untuk kini mengisi posisi lima klasemen. "Tidak ada yang bisa memprediksi bagaimana sebuah derby akan berjalan. Saat ini kedua tim sedang tampil bagus," komentar gelandang bertahan Inter, Esteban Cambiasso di ESPN Star. 
"Satu hal yang pasti, pertandingan ini akan berlangsung sengit sebagaimana biasanya," prediksinya. Pemain asal Argentina itu kemudian juga menekankan fakta bahwa satu kejadian saja di dalam sebuah partai yang berjalan dengan tensi tinggi akan dapat mengubah hasil akhir laga tersebut. 
"Bahkan jika Anda berpikir kekuatan tim berimbang, yang dibutuhkan cuma sebuah penalti atau kartu merah di awal pertandingan untuk mengacaukan seluruh perkiraan," analisisnya.

sumber : detiksport.com

Jelang Derby Milan Menghentikan Ibra, Bisakah Inter Melakukannya?

Bookmark and Share  
MILAN - Seperti banyak lawan AC Milan di berbagai kompetisi, satu yang jadi momok buat Inter Milan akhir pekan ini adalah Zlatan Ibrahimovic. 
Tengah on fire dengan selalu bikin gol dalam enam laga, bisakah Ibra dihentikan? Ibra kini tercatat sebagai topskorer sementara AC Milan dengan telah 12 kali menjebol gawang lawan. 
Sempat tersendat di awal musim, dia kini tengah rajin-rajinnya bikin gol dengan selalu melakukannya di enam pertandingan terakhir Seri A. Jika ditambah penampilan di Liga Champions, rentetan produktivitas Ibra bahkan mencapai tujuh pertandingan beruntun. Dalam kurun tersebut ada delapan gol dia buat. Fakta tersebut jelas jadi ancaman serius buat Inter dalam laga yang akan dilangsungkan Minggu (15/1/2012) mendatang. 
Tren bagus Nerazzurri yang selalu menang dalam lima pertandingan terakhir bisa buyar oleh striker asal Swedia itu. Terkait hal tersebut, Claudio Ranieri yakin retetan gol Ibra akhirnya akan terhenti. Dan dia berharap itu akan terjadi dalam laga Derby della Madonnina nanti. "Cepat atau lambat dia akan berhenti (bikin gol). Dia tak bisa terus mencetak gol di seluruh pertandingan. 
Kami harus melihatnya seperti itu," sahut Ranieri di situs resmi Inter. Apa yang dikatakan Ranieri sangat mungkin terjadi. Soalnya dari tujuh gol yang dibuat Ibra dalam enam pertandingan terakhir di Seri A, lima di antaranya datang dari eksekusi penalti. 
Karenanya, mantan pelatih Juventus, Valencia dan Chelsea itu meminta anak didiknya mewaspadai seluruh pemain Milan dan tak cuma fokus pada Ibra. "Dalam kondisi apapun kami harus mencoba menghentikannya mencetak gol, tapi kami juga harus berhati-hati terhadap semua orang karena AC Milan punya banyak pemain hebat," lugasnya.

sumber : detiksport.com

Rabu, 11 Januari 2012

Jelang Derby Milan Para Debutan Derby Milan

Bookmark and Share   
MILAN – Bagi Philippe Mexes, Alberto Aquilani, Antonio Nocerino, Taye Taiwo, Stephan El Shaarawy derby della Madonnina pada Minggu (15/1) lusa merupakan derby Milan pertama sepanjang karier mereka. 
Saat Rossoneri tiba di Beijing pada Agustus lalu untuk bertanding di ajang Piala Super Italia menghadapi Inter, Mexes masih berada di tempat pemusatan latihan Milan di Milanello untuk penyembuhan cederanya, Aquilani serta Nocerino bahkan belum bergabung bersama tim, Taiwo terkena larangan bertanding dan El Shaarawy masih berada di Milanello juga.  
Sekalipun di antara para pemain baru tersebut belum pernah ada yang merasakan atmosfer derby Milan, masing-masing sudah pernah mencicipi laga derby bersama klub mereka sebelumnya.  Mexes berada di Roma selama kurun 2004-2011 dan paham benar bagaimana panasnya tensi derby Roma melawan Lazio.  
Aquilani bahkan sempat mencetak gol ke gawang Lazio pada kemenangan 2-0 di tahun 2006 lalu saat dirinya masih berkostum Roma. Aquilani juga sempat merasakan derby Liverpool kala menghadapi Everton.  Nocerino pernah berlaga di derby Sisilia saat dirinya menghadapi Catania kala masih memperkuat Palermo.
Pada musim 2007-2008, Nocerino juga bermain bagi Juventus dalam derby Turin melawan Torino.  El Shaarawy tak ketinggalan dalam merasakan atmosfer derby meski hanya di Serie B ketika dirinya bermain bagi Padova saat menghadapi Vicenza.

sumber : okezone.com

Senin, 09 Januari 2012

Massimiliano Allegri Fokus Derby, Bukan Carlos Tevez

Bookmark and Share   
MILAN - AC Milan mengawali tahun baru dengan kemenangan 2-0 atas Atalanta, Minggu (8/1). Pelatih Massimiliano Allegri mengaku puas dengan performa Rossoneri, termasuk striker Alexandre Pato yang menciptkan sejumlah peluang.  
"Tim berjuang keras dan membuat laga sulit menjadi kelihatan mudah. Ini penting untuk memenangkan pertandingan usai jeda dan kami meraih itu," kata Allegri selepas pertandingan. "Saya dengan penampilan Alexandre Pato, dia meraih penalti dan menciptakan beberapa peluang, termasuk membentur mistar. 
Saya juga menyukai Kevin-Prince Boateng di lini tengah dan mulai menggunakannya sebagai pilihan utama," imbuh mantan pelatih Cagliari. "Selanjutnya laga derby melawan Inter dan kami berharap bisa mencatat empat kemenangan beruntun," ungkap Allegri, dikutip Football Italia.  Mengenai transfer Carlos Tevez, Allegri tidak mau memberikan banyak komentar.  
"Saya tak terbiasa mendiskusikan pemain milik tim lain. Hal wajar mengagumi Tevez, dia seorang juara dan siapa pun ingin melatihnya. Saat ini dia di Manchester City, jadi saya tak bisa mengatakan apa pun tentangnya," pungkas Allegri.

sumber : goal.com