Ia disebut-sebut sebagai Lionel Messi asal Surabaya. Energik, lincah, pekerja keras di lapangan, serta mungil badannya. Andik Vermansyah melambung namanya usai pertandingan Tim Nasional Indonesia Selection melawan LA Galaxy di Gelora Bung Karno, Rabu, 30 November 2011 petang.
Andik mencuri perhatian karena permainannya di lapangan tengah yang merepotkan pemain Galaxy. Pemain dengan tinggi 162 sentimeter itu terjungkal setelah mendapat takle keras David Beckham. Wow, takling dari bintang dunia ini malah membuat Andik bangga. Kejadian takleitu membuat pria kelahiran Jember mendapat hadiah berupa kaos Beckham.
"Bukan saya yang minta, dia (Beckham) yangngasih, hadiah dari tackle," kata Andik melalui akun Twitter-nya. "Thank you Becks dan saya mendapat signature-nya."
Aksi Andik di lapangan mengundang banyak pujian. Ribuan penonton di Gelora Bung Karno memberi tepuk tangan. Dari semua pemain tim nasional, Andik dan Greg Nwokolo disebut sebagai pemain berbakat oleh pelatih LA Galaxy, Bruce Arena.
Andik memulai karier sepak bola sejak remaja di Persebaya. Ia membawa tim Persebaya U-18 menjadi juara Liga Remaja Regional Jawa Timur pada 2007. Andik menyumbangkan emas bagi Kota Surabaya dalam Pekan Olahraga Provinsi 2007.
Bakat Andik terus terasah dan masuk tim Persebaya Surabaya pada usia 17 tahun. Ia termasuk pemain termuda di tim berjuluk "Bajul Ijo" ini. Andik lalu dipanggil memperkuat tim Jawa Timur dalan Pekan Olahraga Nasional 2008 di Kalimantan dan turut andil menyumbangkan emas.
Persebaya bersalin rupa menjadi Persebaya 1927 yang berlaga di Liga Primer Indonesia. Andik memilih bertahan di Surabaya. Persebaya beruntung bisa memiliki gelandang energik, cepat dan ngotot di lapangan ini.
Andik semakin melambung ke tingkat nasional setelah dipanggil dalam skuad tim nasional U-23 di bawah besutan pelatih Rahmad Darmawan. Ia memperlihatkan permainan cepat dalam SEA Games XXVI meski tim Indonesia hanya mendapat perak setelah kalah dari Malaysia.
Andik benar-benar menjadi bintang setelah lawan Galaxy. Ia dipuji langsung pelatih Galaxy Bruce Arena. Bukan tak mungkin, Messi van Surabaya ini akan berkiprah di Amerika Serikat. Selangkah lagi Andik menjadi pesepakbola dunia.
BIODATA:
Nama Lengkap: Andik Vermansyah
Tempat Lahir: Jember
Tanggal Lahir: 23-11-1991
Kebangsaan: Indonesia
Posisi: Gelandang
Tinggi: 162 sentimeter
Berat: 57 kilogram
Penghargaan
* 2008 Perunggu POM ASEAN (Timnas Mahasiswa)
* 2008 Emas PON XVII Kaltim (Jatim)
* 2007 Emas Porprov I (Kota Surabaya)
* 2007 Juara Liga Remaja Regional Jatim (Persebaya U-18)
Karier :
2008 - 2010 - Persebaya Surabaya
2011 - sekarang - Persebaya 1927
Tim Nasional U-23
Tampilkan postingan dengan label Profil Pemain Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil Pemain Indonesia. Tampilkan semua postingan
Kamis, 01 Desember 2011
Senin, 14 November 2011
Profil Titus Bonai
Titus Bonai alias 'Tibo' adalah striker muda berbakat yang bermain di klub Persipura Jayapura. Pengagum Barcelona dan Boaz ini sekarang mulai menjadi pemain andalan Indonesia.
"Saya tidak pernah merasa tinggi hati disamakan dengan Boaz." kata Tibo. Tibo dianggap sebagai titisan dari Boaz Sallosa, pemain sepakbola asal Papua yang bermain 1 klub dengan Titus di Persipura.
Tibo sangat menyukai peran sebagai penyerang lubang, sesuai dengan skill dan daya jelajah tinggi yang dimilikinya.
Profil Titus Bonai
Nama lengkap: Titus Jhon Londouw Bonai
Tempat/tanggal lahir: Jayapura/4 Maret 1989
Tinggi/berat: 168 cm/65 Kg.
Posisi: Striker
Perjalanan Karir Titus Bonai
2011 Timnas SEA Games dan Pra Olimpiade
Djarum ISL 2010 - Persipura
Playoff ISL 2009 - Persiram
Piala Indonesia 2010 - Persiram
Liga Joss Indonesia 2009 - Persiram
U-21 ISL 2008 - Persipura U-21
Djarum ISL 2008 - Bontang FC
2008-2009 - PKT Bontang
2008 - Persipura U-21
Persipura U-23
Titus Bonai merupakan satu dari 4 pemain Papua (Patrich Wanggai, Okto Maniani, Lukas Mandowen) di dalam skuad timnas Indonesia U-23 SEA Games di bawah asuhan Rahmad Dharmawan.
Facebook/Twitter Titus Bonai
Titus Bonai memilki halaman penggemar di Facebook : facebook Titus Bonai. Karena kesibukannya, halaman Facebook ini tidak dikelola secara langsung oleh Tibo, tapi tiap status ditulis atas perintahnya. Titus Bonai belum memilki akun twitter.
"Saya tidak pernah merasa tinggi hati disamakan dengan Boaz." kata Tibo. Tibo dianggap sebagai titisan dari Boaz Sallosa, pemain sepakbola asal Papua yang bermain 1 klub dengan Titus di Persipura.
Tibo sangat menyukai peran sebagai penyerang lubang, sesuai dengan skill dan daya jelajah tinggi yang dimilikinya.
Profil Titus Bonai
Nama lengkap: Titus Jhon Londouw Bonai
Tempat/tanggal lahir: Jayapura/4 Maret 1989
Tinggi/berat: 168 cm/65 Kg.
Posisi: Striker
Perjalanan Karir Titus Bonai
2011 Timnas SEA Games dan Pra Olimpiade
Djarum ISL 2010 - Persipura
Playoff ISL 2009 - Persiram
Piala Indonesia 2010 - Persiram
Liga Joss Indonesia 2009 - Persiram
U-21 ISL 2008 - Persipura U-21
Djarum ISL 2008 - Bontang FC
2008-2009 - PKT Bontang
2008 - Persipura U-21
Persipura U-23
Titus Bonai merupakan satu dari 4 pemain Papua (Patrich Wanggai, Okto Maniani, Lukas Mandowen) di dalam skuad timnas Indonesia U-23 SEA Games di bawah asuhan Rahmad Dharmawan.
Facebook/Twitter Titus Bonai
Titus Bonai memilki halaman penggemar di Facebook : facebook Titus Bonai. Karena kesibukannya, halaman Facebook ini tidak dikelola secara langsung oleh Tibo, tapi tiap status ditulis atas perintahnya. Titus Bonai belum memilki akun twitter.
Minggu, 13 November 2011
Profil Diego Michiels
Diego Michiels adalah salah satu pemain Timnas U23 Indonesia berusia 21 tahun. Dia adalah pemain naturalisasi keturunan Indonesia - Belanda. Posisi aslinya adalah bek tengah, namun oleh Pelatih Timnas U23 Rahmad Dharmawan, Diego diplot menjadi bek kiri. Selain itu dia juga bisa menempati posisi gelandang bertahan. Namun penampilan selama SEA Games sangat bagus dan tenang. Dia rajin membantu serangan dan memberikan umpan ke pemain depan, sekaligus kuat dalam bertahan dan duel udara. Pelatih Rahmad Dharmawan sempat melontarkan pujian kepada Diego, bahwa dia memiliki kemampuan diatas pemain lokal Indonesia, dan mempunyai potensi yang bagus untuk meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia. Penampilan yang selalu tenang dan lugas serta passing bola yang bagus adalah nilai lebih dari seorang Diego Michiels.
Siapa sebenarnya defender Timnas U23 yang bertatoo dan bergigi emas itu? Diego Michiels lahir di Deventer 8 Agustus 1990. Masuk skuad Go Ahead Eagles di divisi dua Liga Belanda sejak musim kompetisi 2009. Sebelumnya Diego meniti karir bola di klub amatir, di RDC Deventer, kemudian direkrut Go Ahead Eagles untuk tim junior. Saat ini Diego bermain untuk klub Indonesia, Pelita Jaya Karawang. Di Pelita Jaya berkumpul pula para pemain naturalisasi Indonesia yang lain. Yaitu Greg Nwokolo, Victro Iqbonefo, John van Beukering, dan Ruben Wuarbanaran.
Darah Indonesia mengalir dalam tubuh Diego dari sang ayah. Ayah Diego adalah orang Indonesia asal Jakarta. kakek dan nenek Diego adalah orang Pulau Timor (Indonesia), sedangkan Ibu Diego adalah orang Belanda.
Penampilan perdana sebagai starter 11 pada 20 November 2009 lawan MVV. Tahun 2009 Diego masih mengantongi kontrak amatir dengan Go Ahead Eagles. Tapi sejak awal musim 2010 dia terikat kontrak profesional selama dua musim, dengan kemungkinan perpanjangan dua musim lagi. Bersama Joey Suk yang juga pemain naturalisasi keturunan Indonesia - Belanda, Diego Michiels dipandang sebagai ikon dan pemain andalan Go Ahead Eagles.
Siapa sebenarnya defender Timnas U23 yang bertatoo dan bergigi emas itu? Diego Michiels lahir di Deventer 8 Agustus 1990. Masuk skuad Go Ahead Eagles di divisi dua Liga Belanda sejak musim kompetisi 2009. Sebelumnya Diego meniti karir bola di klub amatir, di RDC Deventer, kemudian direkrut Go Ahead Eagles untuk tim junior. Saat ini Diego bermain untuk klub Indonesia, Pelita Jaya Karawang. Di Pelita Jaya berkumpul pula para pemain naturalisasi Indonesia yang lain. Yaitu Greg Nwokolo, Victro Iqbonefo, John van Beukering, dan Ruben Wuarbanaran.
Darah Indonesia mengalir dalam tubuh Diego dari sang ayah. Ayah Diego adalah orang Indonesia asal Jakarta. kakek dan nenek Diego adalah orang Pulau Timor (Indonesia), sedangkan Ibu Diego adalah orang Belanda.
Penampilan perdana sebagai starter 11 pada 20 November 2009 lawan MVV. Tahun 2009 Diego masih mengantongi kontrak amatir dengan Go Ahead Eagles. Tapi sejak awal musim 2010 dia terikat kontrak profesional selama dua musim, dengan kemungkinan perpanjangan dua musim lagi. Bersama Joey Suk yang juga pemain naturalisasi keturunan Indonesia - Belanda, Diego Michiels dipandang sebagai ikon dan pemain andalan Go Ahead Eagles.
Inilah Profil / Biodata Diego MIchiels :
Nama Lengkap : Diego Michiels
Lahir : Deventer, 8 Agustus 1990
Posisi : Gelandang, Defender
Tinggi : 178 cm
Berat Badan : 65 kg
Orang tua : Ayah (Indonesia) dan Ibu (Belanda)
Kakek/ Nenek : Michiels (Indonesia/ Jakarta Utara) dan Aninjola (Timor)
Karir klub :
2009/10 : Go Ahead Eagles Deventer (Eerstedivisie) 11 main/ 0 gol
2010/11 : Go Ahead Eagles Deventer (Eerstedivisie) 5 main/ 0 gol
2011/..... : Pelita Jaya Karawang
Karir Timnas
2011 : Timnas U23 Indonesia (SEA Games)
Sabtu, 12 November 2011
PROFIL: Stefano Lilipaly, "The Indonesian Iniesta"
STEFANO LILIPALY
Gelandang serang
Nomor punggung 39
Lahir di Arnhem, Belanda
Tanggal 10 Januari 1990
170 cm / 60 kg
KELUARGA
Ayah: Ron Lilipaly
Ibu: Adriana
Kakak: Shemaine
Adik: Sobay, Nino
FAVORIT
Film: Blow, The Godfather, City Of God
Pemain: Andres Iniesta dan Zinedine Zidane
Musik: Snoop Doggy Dogg, R&B
Mode: Christian Dior, Adidas, Nike
PENGALAMAN
Klub: AZ Alkmaar, FC Utrecht
Timnas: Belanda U-15, U-16, U-17, U-18
AWAL KARIER
"Saya mulai bermain bola sejak usia 7 tahun, ditempatkan di sebuah klub amatir bernama DCG selama tiga tahun. Dari situ saya pindah ke akademi AZ Alkmaar, tapi hanya bertahan selama satu tahun di sana karena saya tidak menyukai klubnya. Jadi saya masuk Utrecht, dan sampai sekarang di sinilah saya bermain. Perlahan saya naik ke Jong Utrecht [skuad junior] atau tim senior kedua."
POSISI & KHAS
"Gelandang serang. Saya seorang pemain yang fleksibel, suka mencetak gol dan memberikan assist. Gaya bermain ingin meniru salah satu pemain favorit saya, [Andres] Iniesta. Saya bisa bermain defensif, dan kemampuan saya juga mendukung untuk menyerang.
"Saya memiliki kemampuan untuk mencetak gol dari luar kotak. Pemain lawan berpikir saya kecil, tapi begitu menghadapi saya, mereka kemudian bertanya, 'kenapa orang sekecil itu bisa mencetak gol dari jarak sejauh itu?'
"Musim ini saya baru tampil dalam tiga pertandingan. Setiap pertandingan, saya mencetak gol dari luar kotak. Jadi saya sudah mencetak tiga gol."
BELANDA ATAU INDONESIA
"Saya sudah memperkuat timnas Belanda dari U-15 hingga U-18, tapi kalau harus memilih, saya ingin membela tim nasional Indonesia.
"Kedua orang tua selalu mendukung saya dalam bermain bola. Sejak awal mereka sudah melihat talenta saya.
"Saya tidak mengenal banyak tentang Indonesia. Saya belum pernah ke sana, tapi ibu saya orang Belanda dan saya mencintai masakannya seperti nasi goreng. Ibu saya sering memasak makanan khas Indonesia, saya tidak menghafal namanya selain nasi goreng, tapi saya makan semuanya dan menyukai semuanya. Nenek saya juga sering masak."
FC UTRECHT
"Tahun lalu merupakan musim perdana saya di Jong Utrecht. Tiga pertandingan pertama, saya tidak diturunkan. Tapi dalam debut saya mencetak gol. Sejak itu, saya diturunkan dalam semua pertandingan. Hasilnya sangat memuaskan. Saya sukses mencetak delapan gol musim lalu, dan ikut membantu Utrecht masuk final Piala KNVB. Di final kami mengalahkan Jong De Graafschap dengan skor 4-1, dan saya menyumbangkan dua gol dalam pertandingan itu."
Gelandang serang
Nomor punggung 39
Lahir di Arnhem, Belanda
Tanggal 10 Januari 1990
170 cm / 60 kg
KELUARGA
Ayah: Ron Lilipaly
Ibu: Adriana
Kakak: Shemaine
Adik: Sobay, Nino
FAVORIT
Film: Blow, The Godfather, City Of God
Pemain: Andres Iniesta dan Zinedine Zidane
Musik: Snoop Doggy Dogg, R&B
Mode: Christian Dior, Adidas, Nike
PENGALAMAN
Klub: AZ Alkmaar, FC Utrecht
Timnas: Belanda U-15, U-16, U-17, U-18
AWAL KARIER
"Saya mulai bermain bola sejak usia 7 tahun, ditempatkan di sebuah klub amatir bernama DCG selama tiga tahun. Dari situ saya pindah ke akademi AZ Alkmaar, tapi hanya bertahan selama satu tahun di sana karena saya tidak menyukai klubnya. Jadi saya masuk Utrecht, dan sampai sekarang di sinilah saya bermain. Perlahan saya naik ke Jong Utrecht [skuad junior] atau tim senior kedua."
POSISI & KHAS
"Gelandang serang. Saya seorang pemain yang fleksibel, suka mencetak gol dan memberikan assist. Gaya bermain ingin meniru salah satu pemain favorit saya, [Andres] Iniesta. Saya bisa bermain defensif, dan kemampuan saya juga mendukung untuk menyerang.
"Saya memiliki kemampuan untuk mencetak gol dari luar kotak. Pemain lawan berpikir saya kecil, tapi begitu menghadapi saya, mereka kemudian bertanya, 'kenapa orang sekecil itu bisa mencetak gol dari jarak sejauh itu?'
"Musim ini saya baru tampil dalam tiga pertandingan. Setiap pertandingan, saya mencetak gol dari luar kotak. Jadi saya sudah mencetak tiga gol."
BELANDA ATAU INDONESIA
"Saya sudah memperkuat timnas Belanda dari U-15 hingga U-18, tapi kalau harus memilih, saya ingin membela tim nasional Indonesia.
"Kedua orang tua selalu mendukung saya dalam bermain bola. Sejak awal mereka sudah melihat talenta saya.
"Saya tidak mengenal banyak tentang Indonesia. Saya belum pernah ke sana, tapi ibu saya orang Belanda dan saya mencintai masakannya seperti nasi goreng. Ibu saya sering memasak makanan khas Indonesia, saya tidak menghafal namanya selain nasi goreng, tapi saya makan semuanya dan menyukai semuanya. Nenek saya juga sering masak."
FC UTRECHT
"Tahun lalu merupakan musim perdana saya di Jong Utrecht. Tiga pertandingan pertama, saya tidak diturunkan. Tapi dalam debut saya mencetak gol. Sejak itu, saya diturunkan dalam semua pertandingan. Hasilnya sangat memuaskan. Saya sukses mencetak delapan gol musim lalu, dan ikut membantu Utrecht masuk final Piala KNVB. Di final kami mengalahkan Jong De Graafschap dengan skor 4-1, dan saya menyumbangkan dua gol dalam pertandingan itu."
Langganan:
Postingan (Atom)



